Wihdah PPMI Mesir- Rabu (01/04/2026), Senat Mahasiswa Fakultas Syari’ah Islamiyyah (SEMA-FSI) telah menyelesaikan acara Sharia Orientation Week 2026 (SHOW) dengan tema “Building Sharia Identity Through Azhary Mentality” berlokasi di Capital Palace, Nadi Sikkah. Kegiatan ini berlangsung beberapa hari yang bertujuan sebagai wadah bagi seluruh mahasiswa baru khususnya Jurusan Syariah Islamiyah agar mendapatkan wawasan dan mempermudah dalam mendapatkan informasi terkait perkuliahan.
Dihadiri oleh bapak Dr. Abdul Muta’ali sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo. “Azhar itu memiliki sebuah konsep metodologi terbaik, jadi belajarlah dengan baik, niatkan untuk membahagiakan orang tua dan pulang dengan nama yang bersih”, pesan beliau dalam sambutannya.
Orientasi ini menjadi sarana penting dalam mengembalikan kesadaran mahasiswa akan peran utamanya sebagai penuntut ilmu, sehingga tidak menyia-nyiakan waktu selama masa studi. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa keistimewaan sebagai bagian dari Al-Azhar bukanlah sekadar label atau stigma masyarakat, melainkan tanggung jawab intelektual yang harus diwujudkan dalam kesungguhan belajar.
Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Saiful Millah, Lc., M.A., mahasiswa diingatkan akan dua hal pokok: pentingnya menghormati spesialisasi ilmu lain, serta kebutuhan untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu di luar ilmu agama secara proporsional. Mengapa Al-Azhar dipandang begitu agung, karena Al-Azhar memandang imu lebih luas dari pada apa yang biasa orang lihat. Institusi ini membekali mahasiswanya dengan kemampuan dan pemahaman, bukan sekadar memberikan arahan yang kaku. Hal ini tercermin dari tokoh-tokoh yang dilahirkan Al-Azhar, yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang keilmuan.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai sejarah yang memperkuat pemahaman akan akar dan nilai-nilai Al-Azhar. Dilanjutkan dengan pengenalan kesenatan, yang menegaskan bahwa senat merupakan organisasi independen yang bergerak tanpa intervensi langsung dari pihak Al-Azhar. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu berinisiatif dalam menyelesaikan permasalahan secara mandiri sebelum berkoordinasi dengan pihak senat.
Kegiatan ini ditutup dengan penayangan film pendek yang dipersembahkan oleh pihak senat sebagai refleksi akhir dari rangkaian acara yang telah berlangsung. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan untuk menutup acara, dengan harapan agar seluruh ilmu dan nilai yang diperoleh dapat tertanam dan memberikan manfaat dalam perjalanan akademik mahasiswa ke depannya.
Reporter: Salsabila Atikah & Haniyna Putri
Editor: Salwa Harlinda

