Wihdah PPMI Mesir– Rabu (08/04/2026), Grand Closing Almamater Olympiad (AO) sukses diselenggarakan di Wafa El Amal pukul 16.07 CLT dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran KBRI Mesir, Ketua dan Wakil Wihdah PPMI Mesir, serta perwakilan dari 41 almamater yang berpartisipasi.
Acara grand closing AO tahun ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian perlombaan yang telah berlangsung selama 12 hari berturut-turut. Mengusung empat bidang utama, yaitu olahraga, olah pikir, olah zikir, dan olah rasa, ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah antaralmamater yang terjalin selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Panitia AO, Muhammad Iqbal Arifin, dan Ketua PCI IKPM Mesir, Faiz Fathi Rabbany. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa AO merupakan bagian dari perayaan 100 tahun Gontor, yang diharapkan tidak hanya berhenti sebagai perlombaan, tetapi terus menjadi ruang silaturahmi dan penguat kebersamaan di masa mendatang.
Perwakilan Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Bapak Muhammad Zaim Kholis Nasution, turut menegaskan bahwa kemenangan dan kekalahan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kompetisi, namun nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap menjadi hal utama.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan Olivoria yang menampilkan kreativitas tiap almamater melalui teater, tari, dan puisi. Suasana semakin hangat dengan penampilan band IKPM yang turut menyatukan semangat kebersamaan seluruh peserta. Selanjutnya, panitia memberikan sertifikat penghargaan kepada sponsor, wasit dan juri, perwakilan almamater, serta peserta Olivoria sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan acara ini.
Memasuki puncak acara, diumumkan para pemenang dari setiap cabang lomba. Angkatan Hameeza dari IKPM berhasil meraih gelar juara terfavorit, dan angkatan Adzkaar IKPM meraih gelar juara umum pada AO tahun ini. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan ini pada akhirnya menjadi momentum yang mempererat ukhuwah dan meninggalkan kesan kebersamaan bagi seluruh peserta.
Reporter: Aulia Farichy & Salsabila Anindya
Editor: Nabiila Mulkan

