Malam Puncak Teater Prodo Imitatio: “Akan Kita Bawa Kemana Arah Kesenian Ini?”

Wihdah PPMI Mesir – Sabtu (13/09/2025) Penutupan rangkaian teater yang diselenggarakan oleh Tutur Sastra Management pada malam ketujuh ditutup dengan bedah artistik dan dialog kesenian di Al-Hasaniyat Hay Sabi’.

Prodo Imitatio, alias Profesor Doktor Imitasi. Sebuah judul yang dijadikan satir kepada orang-orang yang membeli gelar, tanpa paham isi dari gelar yang dibeli itu sendiri. Naskah ini ditulis pada tahun 2004 oleh Doktor Arthur S. Nalan. Latar belakang penulisan naskah ini adalah fenomena ketika di Indonesia banyak orang yang haus akan gelar, sehingga menempuh berbagai cara untuk mendapatkannya. Orang-orang yang membeli gelar tersebut diibaratkan dengan ungkapan, “selama ada lelaki hidung belang, maka ada pelacur.”

Tutur Sastra Management kemudian mengangkat tulisan tersebut ke panggung teater. Prosesi malam puncak menjadi spesial karena tidak hanya menampilkan pentas yang memukau, namun juga sekaligus mengupas tuntas unsur artistik yang tersembunyi dari setiap penampilan yang disodorkan.

Dimulai dengan pemilihan naskah Prodo Imitatio yang relevan dengan kondisi masisir sebagai akademisi, acara berlanjut dengan membedah bagaimana eksekusi produksi kreatif berjalan. Dari metode teater yang dianut, konsep peran pada aktor, simbol implisit dalam cerita, hingga unsur-unsur penting teater dari segi artistik dibahas secara mendalam.

Dialog kesenian yang menjadi penutup acara ini menghadirkan keseriusan Tutur Sastra Management dalam membangun ekosistem dakwah melalui kesenian, khususnya di kalangan masisir di negeri lahirnya teater. Mereka mengajak setiap segmen untuk berkontribusi, berkolaborasi, dan mengafirmasi langkah awal Tutur Sastra dalam menentukan arah kesenian.

Reporter : Aulia Farichy & Lisana Shidqin
Editor : Nabiila Mulkan