Wihdah PPMI Mesir — Jumat (10/10/2025), Komisi Peduli Interaksi (KPI) menyelenggarakan diskusi terbuka bertajuk Diskusi Moral Etika dan Interaksi Masisir (DIMENSI). Acara yang berlangsung pukul 15.00 hingga 20.30 CLT di Aula Griya KSW, Hay Asyir, ini menjadi wadah untuk menampung keresahan mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) terkait moral dan etika, sekaligus membahas solusi konkrit untuk masa depan.
Acara dihadiri oleh berbagai kalangan Masisir, yang mengikuti sesi ini dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif menyampaikan ide, saran, opini, hingga solusi dari beragam sudut pandang terhadap permasalahan yang dibahas.
Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir mencapai sekitar 25.000 jiwa. Dengan ledakan jumlah tersebut, disertai proyeksi penambahan setiap tahunnya, pengawasan secara menyeluruh menjadi semakin sulit dilakukan. Hal ini disinyalir menjadi penyebab meningkatnya kasus penyimpangan norma dan etika.
KPI mencatat, beberapa kasus terbaru yang ditangani cukup mengkhawatirkan, meliputi kasus narkotika, pedofilia, living together (kumpul kebo), hingga LGBT yang mencapai 60 kasus dalam satu tahun terakhir.
Maraknya kasus yang menggambarkan hilangnya etika dan moral ini diakui juga merupakan hasil dari reaksi ketidakpedulian (individualis) di kalangan Masisir, kaburnya batasan benar dan salah, serta perbedaan latar belakang (background) dari setiap mahasiswa.
Sebagai langkah pencegahan, KPI telah memulai Diskusi DIMENSI ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Masisir saat ini. Pihak KPI menyatakan akan mengadakan langkah lanjutan dengan mengumpulkan dan berdiskusi bersama stakeholder dari setiap lembaga dan kekeluargaan sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak bertambah lagi.
Pihak KPI menegaskan bahwa tanggung jawab perbaikan moral dan etika ini bukan hanya diemban oleh KPI, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh Masisir untuk menciptakan interaksi yang sehat antar mahasiswa dan mahasiswi. “Karena euforia terkadang membuat kita lupa tentang etika,” ujar salah satu peserta diskusi.
Reporter : Aisha Arini & Aisha Zahya
Editor : Salsabila Atikah

