Wihdah PPMI Mesir – Selasa (14/07/2026), kemeriahan menyelimuti gelaran _Grand Final Light of Azhariyat_ (LOA) yang resmi dibuka oleh deretan tokoh Indonesia di Mesir. Mulai dari Presiden PPMI Mesir hingga perwakilan dari KBRI Kairo turut hadir memberikan sambutan hangat untuk mengawali malam puncak ini.
Memasuki acara inti yang menegangkan, kelima finalis terpilih tampil anggun di atas panggung. Mereka diuji kemampuannya dalam menjawab berbagai pertanyaan dari dewan juri menggunakan tiga bahasa sekaligus: Arab, Inggris, dan Indonesia. Tidak hanya adu kecerdasan, para finalis juga unjuk gigi menampilkan bakat terbaik mereka masing-masing di hadapan para penonton.
Kemeriahan malam final ini kian semarak dengan adanya pagelaran budaya yang menampilkan tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat, ada sembilan kekeluargaan Nusantara yang turut berpartisipasi mempersembahkan tarian khas daerah mereka, membawa atmosfer tanah air ke tengah-tengah Darrasah.
Momen mendebarkan yang paling dinantikan pun tiba saat pengumuman juara Light of Azhariyat tahun ini dibacakan. Siti Maryam, finalis perwakilan dari kekeluargaan Kemass, sukses dinobatkan sebagai pemenang utama LOA 2026.Acara kemudian ditutup dengan pembacaan sumpah pemenang LOA yang dipandu langsung oleh Ketua Wihdah PPMI Mesir, Ulyanisa Imtisalillah. Dalam pesannya, Ulyanisa menegaskan bahwa gelar pemenang LOA bukanlah sekadar _tasyrifan_ (penghargaan semata), melainkan sebuah _taklifan_ (tanggung jawab besar) karena ia akan menjadi representasi nyata dari wajah Masisirwati.
Rasa syukur dan haru mendalam terpancar dari Siti Maryam atas amanah baru yang kini diembannya. Di sela-sela momen bahagianya, ia tidak lupa menyampaikan apresiasi terdalam kepada seluruh pihak yang telah menemani perjuangannya.
“Terima kasih banyak untuk semua orang yang sudah mendukung dan menemani proses saya sampai di titik ini. Semoga kalian juga mendapatkan limpahan kebaikan dan kenikmatan dari Allah SWT,” ungkap Siti dengan penuh haru.
Reporter: Aulia Farichy
Editor: Nabiila Mulkan

