Grand Closing HIFZIFY Exclusive 2nd Gen, Tekankan Al-Qur’an Tak Berhenti pada Hafalan

Citra Wihdah – Selasa (15/09/2026), Menghafal Al-Qur’an tidak seharusnya berhenti pada bertambahnya hafalan. Nilai-nilai Al-Qur’an perlu tercermin dalam cara seseorang berpikir, bersikap, dan berinteraksi sehingga mampu menghadirkan kebaikan bagi lingkungan di sekitarnya. Pesan tersebut menjadi inti sesi Q-Talks yang disampaikan oleh Firza Humaira dalam Grand Closing HIFZIFY Exclusive 2nd Gen yang berlangsung di MyFundAction Youth Development Center, Hay Sabi.

Mengangkat tema “Spreading Qur’an Impact”, sesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian penutup daurah Al-Qur’an yang telah berlangsung selama tiga pekan. Melalui materinya, Firza mengajak peserta untuk kembali memahami fungsi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga tercermin dalam hubungan antarmanusia.

Firza menjelaskan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an semestinya melahirkan perubahan dalam diri seseorang. Ia kemudian mengenalkan lima dimensi Qur’anic Human, yaitu al-imaniyyah wa al-wijdaniyyah, an-nafsiyyah, al-khuluqiyyah wa at-tarbawiyyah, al-fikriyyah wa al-‘aqliyyah, serta al-‘ilmiyyah wa ats-tsaqafiyyah.

Dalam materinya, Firza turut mengutip Surah Fathir ayat 32 yang menjelaskan tiga golongan manusia dalam menerima warisan Al-Qur’an, yaitu zhalimun linafsih, muqtashid, dan sabiqun bil-khairat. Pembagian tersebut menjadi bahan refleksi bagi peserta untuk melihat kembali posisi diri dalam interaksi dengan Al-Qur’an.

“Seberapa jauh Al-Qur’an telah membentuk diriku dan seberapa jauh aku telah menjadi jalan bagi hadirnya kebaikan di sekitarku?”

Pertanyaan tersebut menjadi ajakan Firza kepada peserta untuk tidak hanya mengukur kedekatan dengan Al-Qur’an melalui capaian hafalan, tetapi juga melalui perubahan dan dampak yang dihadirkannya dalam kehidupan.

Rangkaian Grand Closing kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda Al-Qur’an sebagai penanda berakhirnya HIFZIFY Exclusive 2nd Gen. Berakhirnya daurah menjadi penegasan bahwa perjalanan bersama Al-Qur’an tidak berhenti setelah program selesai, tetapi berlanjut melalui pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Salsabila Azkia & Savira Nur
Editor: Aisha Zahya